Statistis Kunjungan

mod_vvisit_counterHari Ini16
mod_vvisit_counterMinggu Ini16
mod_vvisit_counterBulan Ini100
mod_vvisit_counterTotal3455
pnpm-mandiri-perdesaan
TENUN TRADISIONAL

 

Tenun lurik pernah mencapai masa keemasan pada tahun 60-an. Perajin tenun lurik dikecamatan Trucuk tesebar di beberapa desa yang pada waktu itu pernah menjadi sentra-sentra dari industri tenun ATBM. UPK-PPK “RONGGO WARSITO” Kecamatan Trucuk dengan menggunakan dana alokasi surplus untuk social dan pelatihan masyarakat berusaha untuk memebangkitkan kembali kejayaan tenun lurik khusunya di Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten pada umumnya.

 

Diawali dengan pelatihan, UPK menyemai embrio sentra industri kecil tenun ATBM. Produk yang dihasilkan pada tahap awal adalah kain LURIK. Bertepatan dengan kebijakan pemerintah Kabupaten Klaten yang mewajibkan PNS di lingkungannya untuk mengenakan seragam pada hari tertentu dengan seragam lurik semakin menguatkan semangat UPK bersama perajin untuk serius mengembangkan tenun lurik ATBM dengan label “Tenun ATBM Bu Sis”. Kelompok usaha ini dalam satu bulan mampu memproduksi 700 meter kain lurik. Menggunakan bahan baku dari benang katun ukuran 64/2 menjadikan kain lurik ini nyaman dipakai sebagai bahan pakaian yang dipakai sehari-hari.

 

Contoh kain lurik hasil produksi kelompok :

 


Anda Saat ini Menggunakan Internet Explorer 6 (IE6).

Untuk tampilan terbaik anda bisa menggunakan Internet Explorer 7 (IE7) Firefox

Download Internet Explorer 7.

Download Firefox.